LMS

Perkembangan teknologi yang semakin pesat kian kita rasakan, salah satunya dalam dunia pendidikan, pembelajaran berbasis online yang semakin berkembang menjadi salah satu andalan pendidik untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran seperti yang sering kita rasakan yaitu e-learningE-learning adalah proses pembelajaran berbasis online dimana terdapat interaksi antara guru dan siswa, hal ini sejalan yang dikatakan oleh Kustandi (2017), e-learning adalah pembelajaran jarak jauh (distance learning) yang memanfaatkan teknologi komputer, jaringan komputer atau internet, jenis e-learning salah satunya LMS (learning management system) yaitu perangkat lunak untuk membuat materi pembelajaran/perkualiahan secara online berbasis web dan mengelola pembelajaran dan memperoleh hasil. Secara garis besar LMS merupakan perangkat luna dasar untuk menciptakan aplikasi pembelajaran berbasis online seperti edmodo, schoology ataupun facebook.

Menurut Basori (2013), menyebutkan bahwa edmodo merupakan aplikasi yang menyerupai facebook tapi dengan nilai edukasi yang tinggi, sehingga menarik bagi guru dan siswa. Sejalan dengan yang dikatakan Suriadhi (2014), mendefinisikan Edmodo sebagai platform media sosial yang sering digambarkan seperti facebook untuk sekolah dan dapat berfungsi lebih banyak lagi sesuai dengan kebutuhan guru dan siswa. Menurut Ainiyah (2015), Edmodo memiliki banyak fitur yang dapat digunakan untuk pelaksanaan pembelajaran. Fitur-fitur tersebut dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan guru dan siswa masing-masing yang memiliki kebutuhan tidak sama. Fitur-fitur Edmodo diantaranya adalah: 1) Group, Fitur ini dimanfaatkan oleh guru untuk membuat grup atau kelas dalam Edmodo. Guru dapat menambahkan siswa untuk bergabung ke dalam grup yang sudah dibuat oleh guru. Kontrol grup ada pada guru. 2) Note, digunakan untuk menulis catatan, fungsi catatan ini sama halny dnean guru ketika berbicara didepan kelas. Guru juga bisa melampirkan berbagai jenis file ketika mengirimkan catatan. 3) Alert, fungsinya hampir sama dengan note, hanya saja alert lebih ringkas dan tidak bisa dilampirkan file. 4) Assigment, digunakan guru untuk memberikan tugas kepada siswa. tugas tersebut dapat berupa soal uraian pendek maupun esai. Guru juga dapat memberikan soal dari sumber di internet yang sudah dilampirkan. 5) Quiz, digunakan untuk memberikan ulangan harian dan ujian dengan bentuk soal pilihan ganda. Soal harus dibuat langsung dan juga tidak bisa dilampirkan file. 6) Polling, digunakan oleh guru untuk mengetahui pendapat siswa mengenai sesuatu, baik yang berhubungan dengan materi pelajaran maupun hal lain. 7) Library, fungsinya adalah untuk menyimpan semua file yang ada di Edmodo. Beragam jenis file dapat disimpan di library dan juga dapat disambungkan dengan aplikasi google drive. 8) Progress, guru dapat melihat kemajuan belajar dari siswanya dengan menggunakan fitur progress ini. 9) Edmodo Planner, digunakan untuk membuat atau mencatat rencana dan juga jadwal kegiatan guru. Fungsi edmodo planner sama seperti buku agenda kerja. Kelebihan dari Edmodo 1) Membuat pembelajaran tidak bergantung pada waktu dan tempat. 2) Meringankan tugas guru untuk memberikan penilaian kepada siswa. 3) Membuat kelas lebih aktif karena memungkinkan interaksi guru dan siswa maupun siswa dengan siswa dalam hal pelajaran maupun tugas. 4) Memfasilitasi kerja kelompok yang multidisiplin. Manfaat dari Edmodo ini sebagai media pendamping belajar siswa.

Langkah-langkah membuat akun murid menggunakan fitur edmodo sebagai berikut:

1. Untuk memasuki kelas mata kuliah yang diikuti langkah pertama adalah klik create free account I’m Student . Sumber: Atmoko (2016: 2)

2. Tampilan saat memasuki akun murid akan seperti dibawah ini, sesuai mata kuliah yang diikuti. Sumber: Atmoko (2016: 3)

3. Untuk tampilan melihat materi, pilih folder untuk melihat materi yang di upload oleh guru. Sumber: Atmoko (2016: 4)

4. ketika sudah memilih folder, maka tampilan akan seperti di bawah ini. Sumber: Atmoko (2016: 5)

5. Untuk melihat tampilan profile kita selaku murid, pilih profile maka tampilan akan seperti di bawah ini. Sumber: Atmoko (2016: 6)

6. untuk melihat berita atau late posts dari dosen klik gambar rumah diatas atau yang bisa kita sebut home. Sumber: Atmoko (2016: 7)

7. untuk mengunggah tugas dari dosen, klik turn in, lalu attach file lalu turn in assignment . Sumber: Atmoko (2016: 8)

8. jika terdapat kesalahan pada saat mengunggah file tugas, yang perlu dilakukan adalah klik resubmit. Sumber: Atmoko (2016: 9)

Menurut Putri dkk (2014), menjelaskan schoology merupakan salah satu LMS berbentuk web sosial yang menawarkan pembelajaran sama seperti didalam kelas secara percuma dan mudah digunakan seperti media sosial facebook. Menurut Aminoto dkk. (2014), adapun fitur-fitur yang dimiliki schoology adalah courses (kursus), yaitu fasilitas membuat kelas mata pelajaran, groups (kelompok), yaitu fasilitas untuk membuat kelompok, resources (sumber bahan ajar), dalam fitur resource dapat menambahkan materi berupa assignment, test/quiz, file/link, discussion, page, dan media album. Kelebihan dari schoology menurut Amiroh (2013), pada schoology tersedia fasilitas Attandance yang digunakan untuk mengecek kehadiran siswa, dan juga fasilitas Analityc untuk melihat semua aktivitas siswa pada setiap course, assignment, discussion dan aktivitas lain yang kita siapkan untuk siswa. Adapun kelebihan lainnya adalah Stay Connected, yaitu guru dapat mengirim pemberitahuan ke course, grup atau pesan pribadi, serta memberikan umpan balik pada siswa. Extend Class Time, yaitu siswa dapat melihat pelajaran online, dan dapat berkolaborasi atau bekerjasama. Manage On The Go, yaitu guru dapat mengabsen, penugasan, serta berdiskusi. Manfaat dari Schoologysebagai alternatif pemecahan masalah belajar dan pembelajaran.

Kemudahan yang diberikan oleh schoology baik dalam mengaksesnya maupun penggunaannya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna untuk bisa masuk kedalam schoology maka anda perlu membuka website dengan alamat https://www.schoology.com/ lalu akan muncul tampilan awal untuk log in (masuk) seperti ditunjukkan gambar 2.1.

Gambar 2.1 Tampilan Awal Schoology

Setelah itu, pengguna harus memilih perannya menjadi seorang pendidik atau sebagai siswa seperti tampilan gambar berikut ini:

Gambar 2.2 Pilihan Peran Pengguna Di Schoology

Ketika sudah masuk, langkah selanjutnya adalah mengisi data diri sesuai dengan instruksi yang telah diprogram. Langkah berikutnya yaitu pengelolaan fasilitas atau fitur yang akan digunakan sesuai dengan kebutuhan bagi pengguna. Saat pengguna telah terdaftar di schoology, maka pengguna dapat mengaksesnya dimana saja dan kapan saja oleh pengguna. Penggunaan schoology itu sendiri disesuaikan dengan kebutuhan seperti ketika siswa mendapatkan tugas maka tugas tersebut dapat diunggah dan Pendidik dapat mengeceknya. Jika siswa ingin mencari pengetahuan yang lebih maka siswa dapat mengaksesnya di dalam schoology yang sudah Pendidik siapkan dan dapat digunakan dimana saja. Adapun pemaparan dari fatkoer.wordpress.com dapat teringkas mengenai fitur yang dimiliki schoology yaitu:

1. Courses (kelas) yaitu fasilitas untuk membuat kelas mata pelajaran, misalnya Kelas Fisika XI. Fasilitas ini juga memiliki icon untuk membuat kuis/soal dengan jenis soal yang beragam seperti pilihan ganda, benar salah, isian singkat dan lain-lain. Selain itu, didalam course dapat membuat tugas misalnya siswa mengunggah tugas dan Pendidik dapat memeriksa siapa saja yang sudah mengunggah tugas. Tidak hanya bisa membuat kuis/soal dan tugas, di dalam course juga dapat membuat forum sebagai tempat untuk berdiskusi.

2. Groups (kelompok) yaitu fasilitas untuk membuat kelompok, misalnya Pembelajaran Gerak Melingkar.

3. Resources (sumber belajar)

Lebih lanjut, pemaparan dari fatkoer.wordpress.com dapat teringkas tentang kelebihan dari schoology yaitu:

1. Bagi Pendidik, tidak perlu memeriksa pekerjaan siswa dan dapat dikontrol dari jarak jauh.

2. Bagi Siswa, dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.

3. Schoology dilengkapi dengan gambar, simbol, equation dan latex dapat ditulis.

Hardika Saputra juga memaparkan tentang kelebihan dari schoology di blog yang

dapat teringkas sebagai berikut:

1. Schoology memiliki fitur yang hampir mirip dengan facebook.

2. Tersedianya attandance (absensi) untuk mengecek kehadiran siswa.

3. Tersedianya analityc untuk melihat semua aktivitas siswa dalam setiap coursesassignmentdiscussion, dan aktivitas lainnya yang disiapkan. Selain itu, analityc ini dapat mengecek dimana saja atau pada aktivitas apa saja seorang siswa biasa menghabiskan waktu ketika log in.

4. Schoology dapat melakukan pengaturan terhadap pengguna yang berada pada kelas, status access group sebagai invite onlyallow requests atau open serta dapat menyaring posting siswa sebelum dipublikasikan.

5. Schoology juga menyediakan fasilitas blog untuk memfasilitasi pengguna yang ingin melakukan posting blog pada account schoology serta memiliki fasilitas untuk mengirim pesan dan hanya melalui direct post.

6. Status yang berada pada courses schoology dapat di sharing ke account facebook atau twitter.

7. Menyediakan fasilitas untuk mengelola nilai (grade) hasil kuis atau aktivitas lain melalui gradebook.

8. Schoology dapat diakses melalui mobile device.

Menurut Cecep Kustandi (2017) dalam hasil penelitiannya menunjukkan bahwa dengan menggunakan Edmodo membuat mahasiswa lebih berfikir kritis dan memecahkan sebuah masalah baik dalam pembelajaran kelompok maupun individual dibandingkan dengan menggunakan Schoology.

Perbedaan lainnya adalah secara tampilan Edmodo lebih user friendly namun Schoology lebih banyak fitur-fiturnya dan aplikasi Edmodo hanya berfungsi sebagai media pendamping belajar sedangkan Schoology berfungsi sebagai alternatif pemecahan masalah belajar.

DAFTAR PUSTAKA

Ainiyah,Zamrotul. 2015. Penggunaan Edmodo Sebagai Media Pembelajaran E-Learning Pada Mata Pelajaran Otomatisasi Perkantoran Di Smkn 1 Surabaya. Dalam skripsi Universitas Negeri Surabaya, Fakultas Ekonomi Jurusan Pendidikan Ekonomi Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran.

Aminoto, Tugiyo dan Hairul Pathoni. 2014. Penerapan Media ELearning Berbasis Schoology Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Materi Usaha dan Energi Di Kelas XI SMA N 10 Kota Jambi. Jurnal Sainmatika. Vol. 8 No. 1, 1429.

Amiroh. 2012. Under ELearning, Edmodo, Moodle and Schoology. http://amiroh.web.id. Diakses pada tanggal 8 Juli 2015.

Atmoko, 2016. Panduan Penggunaan Edmodo E-Learning System. Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya. http://www.edmodo.com

Basori. 2013. Pemanfaatan Social Learning Network “Edmodo” dalam Membantu Perkuliahan Teori Bodi Otomotif di Prodi PTM JPTK FKIP UNS. JIPTEK. Vol VI, No. 2. (Online, diakses 15 Desember 2014).

Kustandi, Cecep. 2017. Efektivitas E-Learning Berbasis Edmondo Dan Schoology Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Mahasiwa Program Studi Teknologi Pendidikan Fip Unj Pada Mata Kuliah Profesi Pendidikan. Jurnal Educate.Vol.2.Nol.1.Hal.1-9.

Putri, Ni Wayan Mei Ananda, Nyoman Jampel dan I Kadek Suartama. 2014. Pengembangan ELearning Berbasis Schoology pada Mata Pelajaran IPA Kelas VIII di SMP Negeri 1 Seririt. Jurnal Edutech Universitas Pendidikan Ganesha. Vol. 2 No. 1.Hal 1-11.

Suriadhi, Gede. 2014. Pengembangan E-learning Berbasis Edmodo pada Mata Pelajaran IPA Kelas VIII di SMPN 2 Singaraja. Journal Edutech. Vol. II No. 1. (Online diakses 15 Desember 2014).

Kustandi, Cecep. 2017. Efektivitas E-Learning Berbasis Edmodo dan Schoology terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Mahasiswa Program Study Teknologi Pendidikan FIP UNJ pada Mata Kuliah Profesi Pendidikan. Jurnal Educate. Vol.2.No.1.